Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Alila Solo, Kemewahan yang Terjangkau


Saya sudah lama 'ngidam' pengen menginap di hotel Alila. Mana saja deh, karena hotelnya cakep-cakep semua. Alila Ubud, Manggis, Seminyak, atau Uluwatu. Tapi memang tarifnya mahal ya, karena memang luxury hotel. Begitu dapat kabar grup Alila buka hotel di Solo, saya langsung masukin ke bucket list. Semahal-mahalnya Solo berapa sih? ;) Alhamdulillah kesampaian mencoba hotel Alila pas long weekend di bulan Mei kemarin.

Hotel Alila Solo ini masih baru, baru buka bulan November 2015. Beberapa fasilitasnya juga baru buka ketika saya menulis review ini, seperti rooftop bar dan spa. Saya memesan kamar deluxe lewat Agoda seharga US$ 83,61 atau sekitar 1 juta rupiah. Setelah membandingkan di Hotels Combined, waktu itu tarif di Agoda memang lebih murah. Harga sudah termasuk pajak dan sarapan gratis untuk 2 orang. Tarif ini sedikit di atas rata-rata karena bertepatan dengan liburan akhir pekan panjang.

Tentunya hotel ramai banget. Kami cek in sekitar pukul 7 malam setelah menempuh kemacetan kota Solo, sepulang dari Candi Cetho di Karanganyar. Begitu masuk ke lobi hotel Alila, saya langsung takjub banget. Padahal foto-foto lobi hotel ini sudah sering saya lihat di postingan seleb twit dan seleb instagram. Tapi tetap saja, aslinya lebih megah.

Kamar kami di-upgrade jadi Executive Room, yay! Alhamdulillah, rezeki Emak salehah ;) Sementara saya cek in, anak-anak dan Si Ayah duduk di sofa dan disambut dengan welcome drink dan handuk hangat untuk cuci muka. Seger banget. Waktu itu kebetulan ada Ibu Eleonore, GM Alila Solo yang dengan ramah menyambut kedatangan kami. Kata beliau, malam ini hotelnya fully booked.



Begitu dapat kunci, anak-anak langsung lari ke lift dan buka kamar. Udah capek banget pengen rebahan ke kasur empuk. Tentu saya usir-usir karena harus... foto duluuuu. Maaf ya Nak :D Kamarnya luas (40 meter persegi) dan memang elegan banget, khas Alila. Saya suka desainnya yang simpel tapi terkesan mewah. Plus sentuhan dekorasi wayang yang membuat hotel ini Solo banget. Kasurnya ukuran king, jadi muat buat kami berempat. Orangnya memang mini-mini sih :p Tapi kalaupun nggak muat, ada sofa yang cukup nyaman untuk jadi extra bed. Begitu selesai foto-foto, duo precils langsung ambil remote dan nyalain TV segedhe gaban. Maklum, di rumah nggak ada TV yang bisa nyala. TV-nya 48 inci dan channel-nya lengkap, mulai dari berita, olahraga, sampai anak-anak.

Kami tidur dengan nyaman di sini. Kamarnya terasa tenang banget nggak ada gangguan suara apapun. Sepiii... Padahal hotelnya sedang penuh lho. Berarti soundproof-nya oke banget kan. Suara AC juga nyaris nggak terdengar.








Ini pose apaan sih? :p

Fasilitas kamar ini lengkap kap kap. Ya jelas, bintang lima! Dari meja kerja yang sleek, colokan di mana-mana, sampai akses internet dari wifi yang cukup kencang. Dari amenities wajib seperti botol air mineral sampai setrika dan papannya. Karena ini kamar eksekutif, kamar mandinya dilengkapi bath tub. Little A senang banget bisa mandi berendam dengan busa-busa melimpah. Saya suka sabun dan samponya yang wangi sereh. Tentu sisa toiletris-nya saya bawa pulang semua. Jadi ketika mandi di rumah, saya masih merasakan kemewahan bintang lima, hahaha.

Fasilitas kamar eksekutif yang paling saya suka adalah: mesin kopi! Terbiasa minum kopi enak, saya paling sebel kalau hotel hanya menyediakan kopi sesat, eh saset. Apalagi kalau di restorannya juga nggak ada mesin kopi. Gagal deh jadi hotel berbintang. Makanya begitu bangun pagi, saya langsung mencoba mesin kopi nespresso ini, yang dilengkapi dengan dua buah kapsul kopi. Alhamdulillah ada petunjuk cara menggunakan, bisa repot kan kalau sampai rusak :p Pagi itu, dua cangkir kopi lezat terhidang untuk saya dan suami. Kami berdua bisa menikmati golden time, ngopi sambil ngobrol sebelum anak-anak bangun. Alangkah sedapnya.


Lokasi Hotel Alila Solo di jalan Slamet Riyadi No 562, bagian barat kota Solo. Hotel ini dekat dengan mal Solo Square. Pusat perbelanjaan ini terlihat dari jendela kamar kami di lantai 8.

Ketika anak-anak sudah bangun, langsung saya ajak untuk sarapan. Saya sudah terbayang restorannya bakal ramai kayak apa karena kamarnya penuh semua. Dan memang benar, ramai pol. Staf Alila tampak hilir mudik melayani tamu dengan gesit. Kami juga diantar oleh waiter sampai mendapatkan meja untuk empat orang. Karena Big A sudah 14 tahun, dia sudah harus bayar tambahan tarif dewasa. Sementara Little A yang usianya 7 tahun pakai tarif anak-anak. Total saya bayar ekstra Rp 232.320 untuk sarapan. 

Pilihan makanan untuk sarapan sangat lengkap, dari makanan tradisional sampai ala Barat. Seperti biasa si duo lidah bule pilih makan roti panggang dengan olesan. Saya wajib mencicipi bubur ayam, sementara Si Ayah selalu menjajal makanan tradisionalnya plus sepiring salad. Bubur ayam cukup enak, rotinya bisa diterima duo Precils yang punya standar tinggi untuk bakery, Si Ayah juga hepi dengan macam-macam sambal yang tersedia. Saya paling terkesan dengan yoghurt dan muesli yang dihidangkan dalam gelas-gelas mini banget. Ini enaaaak... tapi kok kayaknya nggak banyak yang ambil. Selain itu, kami juga sempat mencicipi aneka sushi yang yummy dan tentunya diakhiri dengan buah-buah segar.

Saya sangat terkesan dengan pelayanan staf Alila di restoran. Tahu sendiri kan, suatu hotel atau tempat makan bakalan diuji ketika ramai pengunjung. Kalau menurut saya Alila lulus ujian dengan nilai bagus. Meskipun ramai, tampaknya semua tamu terlayani. Meja cepat dibersihkan, makanan selalu cepat diisi ulang, dan ketika saya meminta tolong salah satu staf untuk mengambilkan tusuk gigi, dia langsung menghentikan kegiatannya dan melayani saya. Pagi itu, saya mendapati Ibu Eleonore turun langsung ikut membersihkan meja. Pemimpin keren yang seperti ini kan, lead by example.

Suasana ramai juga tidak membuat restoran Epice ini rusuh. Saya lihat pengunjungnya kebanyakan warga lokal yang menikmati long wiken. Para pengunjung bisa antre dengan tertib, nggak sampai rebutan saat mengambil makanan :D Anak-anak disediakan high chair, jadi nggak ngider ke mana-mana. Kami punya cukup waktu untuk menikmati sarapan dengan nyaman tanpa takut diusir. Meski begitu, kami juga nggak terus berlama-lama, gantian dengan tamu yang lain. Lagipula kami masih punya agenda hari itu sebelum cek out: berenang!

Wajah kelaparan :p


Ini yang ditunggu-tunggu saya dan duo precils: mencoba kolam renang Alila yang super keren itu. Kolam ini ada di lantai 6, jadi satu dengan gym yang sayangnya belum sempat kami coba. Kolamnya luas banget, bisa untuk olahraga renang beneran, nggak cuma celup-celup. Di pinggirnya ada kolam-kolam dangkal untuk main. Masih ditambah kolam terpisah khusus anak-anak. Di kolam ini juga tersedia banyak kursi malas plus handuknya, semua pasti kebagian meski sedang ramai. Kita juga bisa pesan minuman dan snack kalau masih belum kenyang.

Yang lucu, di kolam ini ada beberapa bantal besar dan bean bag buat leyeh-leyeh manja di air. Little A langsung pose-pose cantik ala model begitu berhasil mendapatkan bean bag. Belum lancar berenangnya nggak papa asal gaya, hahaha. Kami main-main di kolam ini sampai puas, sampai tamunya tinggal kami aja. Nggak takut gosong? Nggak lah, kan udah pakai sunblock.



 
We had a fantastic stay at Alila Solo. Will definitely come back again when we visit Solo and when the kids club is open. Hotel ini saya rekomendasikan untuk keluarga yang mau staycation, mudik, atau mengunjungi Solo. Meski hotel baru, Alila Solo sudah mendapat ranking satu di Tripadvisor. Kapan lagi nginep di Alila dengan harga 'hanya' satu jutaan?

~ The Emak
Read more ...

Jalur Pendakian Gunung Berapi Tertinggi di Indonesia Dibuka Lagi


Liputan6.com, Jambi Jalur pendakian gunung berapi tertinggi di Indonesia, Gunung Kerinci di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, telah ditutup sejak Desember 2014 lalu. Kini, jalur tersebut akan kembali dibuka mulai 1 Mei 2015.

Dihubungi di Kerinci, Rabu (29/4/2015), Kepala Seksi Wilayah I Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Agusman membenarkan akan dibukanya jalur pendakian gunung berapi setinggi 3.805 meter ini mulai 1 Mei 2015 nanti. Hanya saja, petugas memperbolehkan hingga shelter II. “Kami sebelumnya sudah meminta data akan kondisi terkini Gunung Kerinci kepada pusat vulkanologi,” ujar Agusman.

“Namun proses pendakian hanya pada shelter II ini dari hasil koordinasi dengan pos pemantau Gunung Kerinci. Pendaki dilarang mendaki hingga ke puncak,” sambungnya. Lebih lanjut Agusman mengatakan, sejak ditutup Desember 2015 lalu, sudah banyak kelompok pecinta alam yang meminta agar jalur pendakian Gunung Kerinci kembali dibuka.

Bahkan dikatakannya bahwa banyak pemandu lokal yang membawa turis-turis asing yang ingin merasakan tantangan pendakian Gunung Kerinci. “Jadi, bagi yang ingin mendaki ke puncak Kerinci harus terlebih dahulu membuat surat pernyataan. Artinya, pihak Balai Besar TNKS tidak bertanggung jawab apabila terjadi suatu hal. Itu tanggung jawab pendaki sendiri,” jelas Agusman.

Ia menambahkan, kondisi Gunung Kerinci masih sama seperti sebelumnya yakni pada status waspada. Untuk itu, Agusman kembali mengingatkan agar para pendaki maupun pemandu tetap mematuhi aturan pendakian di gunung tersebut. “Sudah ada seorang pendaki yang hilang. Sejak akhir 2014 lalu sampai hari ini belum ditemukan. Untuk itu, aktivitas pendakian hanya diperbolehkan hingga shelter kedua,” tambah Agusman. (Bangun Santoso/ret)

sumber : http://lifestyle.liputan6.com/read/2072339/jalur-pendakian-gunung-berapi-tertinggi-di-indonesia-dibuka-lagi
Read more ...

50 persen kawasan mangrove Gunung Palung rusak


    " Selain berfungsi menahan abrasi, menahan terpaan angin dari laut hutan mangrove juga sebagai tempat berkembangbiaknya satwa yang ditangkap oleh para nelayan..."

Pontianak (ANTARA News) - Pengelola Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) di Kalimantan Barat memperkirakan 50 persen kawasan mangrove di taman nasional itu mengalami kerusakan sehingga mengancam ekosistem, mempercepat abrasi dan mempengaruhi mata pencaharian nelayan setempat.

Kepala Bidang Perencanaan TNGP Ibrahim Sumardi menuturkan saat dihubungi di Pontianak, Rabu, di Taman Nasional Gunung Palung terdapat 7 tipe ekosistem. Salah satunya adalah ekosistem hutan mangrove. Walau luasannya di TNGP terbilang sangat kecil, namun hutan mangrove memiliki fungsi yang cukup besar sebagai salah satu ekosistem tersebut.

Ia melanjutkan, bagi masyarakat nelayan di Kayong Utara keberadaan mangrove menjadi isu yang penting untuk keberlangsungan matapencaharian mereka. "Hutan mangrove memberikan perlindungan kepada berbagai organisme baik hewan darat maupun air untuk bermukim dan berkembang biak," ujar dia.

Hutan mangrove dipenuhi pula oleh kehidupan lain seperti mamalia, amfibi, reptil, burung, kepiting, ikan, primata serangga dan sebagainya.

Selain menyediakan keanekaragaman hayati, ekosistem mangrove juga sebagai plasma nutfah dan menunjang keseluruhan sistem kehidupan di sekitarnya.

Sedangkan habitat mangrove merupakan tempat mencari makan, bertelur, mengasuh dan membesarkan bahkan juga sebagai tempat berlindung bagi ikan-ikan kecil termasuk kerang dari predator.

"Selain berfungsi menahan abrasi, menahan terpaan angin dari laut hutan mangrove juga sebagai tempat berkembangbiaknya satwa yang ditangkap oleh para nelayan, jika mangrove-nya rusak sama saja merusak mata pencaharian nelayan," kata Ibrahim.

Di Desa Sejahtera dan Desa Simpang Tiga Kecamatan Sukadana misalnya, terdapat kawasan pantai yang jaraknya 100 meter lebih dari bibir pantai. Padahal dahulu, merupakan kawasan hutan mangrove dan kini sudah rusak sehingga perlu dikembalikan fungsinya.

"Kita sudah membentuk tujuh kelompak masyarakat yang saat ini sudah memulai ingin mengembalikan keberadaan dan fungsi hutan mangrove di kawasan mereka," kata Ibrahim.

Ketujuh kelompok masyarakat saat ini sudah mulai tumbuh kesadaran betapa pentingnya keberadaan hutan mangrove. Diharapkan ke depan, kelompok-kelompok ini akan menularkan ke masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan hutan di lingkungan mereka masing-masing.
Read more ...

Mendaki Gunung Rinjani, Berpacu Menantang Adrenalin




Bagi para wisatawan yang ingin mecoba hal baru dari biasanya untuk menghabiskan masa liburan dan suka tantangan mendaki gunung adalah mungkin salah satu alternatif yang bisa dilakukan. Karena dengan begitu kita bisa merasakan bagaimana rasanya menyatu dengan alam. Dengan mencoba salah satu tempat Wisata Lombok ini mungkin anda akan lebih terpacu lagi adrenalinnya yaitu dengan mendaki puncak Gunung Rinjani yang merupakan Gunung paling tinggi di kawasan Nusa Tenggara Barat.

Dengan ketingggian gunung mencapai kurang lebih 3.726 m dari permukaan laut gunung. Gunung ini menjadi tujuan destinasi wisata bagi para pendaki gunung dari seluruh Indonesia. Menyimpan pesona dan keindahan alam yang patut sekali mendapat apresiasi, pesona alam yang sempurna mengundang siapa saja untuk menakhlukkan puncak gunung ini.

Beberapa tempat yang sering sekali menjadi persinggahan para pendaki atau wisatawan yaitu Senaru, Sembalun dan Tetebatu yang memiliki view yang sangat bagus untuk melihat barisan pegunungan yang ada disekitar Gunung Rinjani. Di gunung ini juga terdapat danau yang memiliki air sangat biru dan masyarakat sekitar sering menyebutnya Segare Anak.

Danau yang dulunya dijadikan untuk ajang mencari benda-benda sakti ini diyakini masyarakat juga dapat menyembuhkan penyakit. Pemandangan alam yang sangat eksotis dari gunung ini karena torehan flora dan fauna yang sangat banyak dan juga tercatat kurang lebih ada 109 jenis burung disini.


Pesona alam yang tiada duanya serta didukung dengan berbagai kekayaan yang ada di dalamnya menjadikan para pendaki selalu ingin kembali menakhlukkan gunung ini. Tapi untuk mendaki gunung ini Anda harus berhati-hati serta waspada dengan apa yang akan terjadi sewaktu-waktu karena gunung ini sangat berbahaya dan menyimpan banyak sekali misteri yang belum terpecahkan.


sumber : http://log.viva.co.id/frame/read/aHR0cDovL3RyYXZlbGluZ3l1ay5jb20vZ3VudW5nLXJpbmphbmktMi8=
Read more ...

Tim SAR Temukan Pendaki yang Hilang di Argopuro



VIVAnews - Kelompok Pramuka SMA Negeri I Kakongan, Situbondo, Jawa Timur yang dilaporkan hilang di Gunung Argopuro, Jawa Timur telah ditemukan Senin 25 Mei 2009 pukul 23.00 malam. Sampai pagi ini, tim masih mengevakuasi para pendaki yang terdiri dari 22 siswa, satu guru, dan satu pemandu.

Proses evakuasi berjalan lamban, sebab para murid dalam keadaan lemas dan kelaparan, hampir tak sanggup menuruni gunung. Sebanyak delapan siswi bahkan mengalami luka karena digigit lintah.

Menurut salah satu siswa, Abdul Haris, rombongan Pramuka naik ke puncak Gunung Argopuro melewati Desa Baderan, Situbondo, pada Sabtu 23 Mei 2009. Sampai di Desa Cikasur, rombongan kehilangan arah. "Cuaca berkabut, kami terpencar menjadi empat kelompok," kata dia ketika ditemui di lokasi evaluasi, Selasa 26 Mei 2009 pagi.

Untunglah, tim SAR yang mencari mereka dari empat arah, Jember, Probolinggo, Lumajang, dan Situbondo malam tadi menemukan mereka. Pendakian yang direncanakan berlangsung dua hari, Sabtu dan Minggu, molor. "Kami kehabisan bekal dan kelaparan selama dua hari," tambah dia.

Pemandu tim, Atiqurahman lantas menjelaskan dari empat tim yang berpencar di Desa Cikasur, hanya tiga tim yang tersesat karena salah jalan. "Rombongan kami tidak tersesat," tambah dia.

Gunung Argopuro adalah bagian dari pegunungan Iyang yang terletak di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Ketinggiannya mencapai 3088 meter. Gunung ini memiliki 12 puncak. Normalnya pendakian di Argopuro makan waktu dua sampai tiga hari.

Puncak yang terkenal bernama Puncak Rengganis. Sedangkan puncak tertingginya berada pada jarak ± 200 m di arah selatan puncak Rengganis. Puncak tertinggi ini bernama Welirang dan ditandai dengan sebuah tugu.

Gunung argopuro merupakan bekas gunung berapi yang sudah tidak aktif lagi. Bekas kawahnya kadang mengeluarkan bau belerang. Selain pemandangan yang indah, reruntuhan bangunan pada masa lampau, diperkirakan jaman Majapahit bisa ditemukan di gunung tersebut.

Oleh : Elin Yunita Kristanti

sumber : http://nasional.news.viva.co.id/news/read/60714-tim_temukan_pendaki_yang_hilang_di_argopuro
Read more ...

Sepasang Pendaki Tersesat di Gunung Argopuro



VIVA.co.id - Dua orang pendaki Gunung Argopuro dilaporkan tersesat di perjalanan turun pada Senin 27 April 2015. Kedua penyintas ini kehabisan bekal dan hingga kini, Rabu 29 April 2015, masih belum ditemukan.

Dari laporan rekan keduanya, diketahui kedua penyintas ini bernama Rezza Aji Pratama (pria) dan Wanulfa Zuhra (perempuan).

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur M. Samsudin menyebut petugas telah menerima kabar tersebut. "Keduanya melaporkan kehabisan bekal sejak menyimpang dari jalur pendakian pada 27 April,” kata Samsudin, Rabu 29 April 2015.

Petugas pun berhasil menjalin komunikasi dengan penyintas yang tersesat. Setelah diketahui kisaran posisi penyintas dari percakapan lewat pesan pendek di telepon genggam, petugas mengirim suplai bekal makanan instan pada 28 April 2015.

“Sekira pukul 19:00, petugas mengirim logistik yang diletakkan di pintu masuk Taman Hidup. Bekal itu cukup untuk makan malam dan makan pagi hari ini (Rabu). Komunikasi tak bisa lancar karena sinyalnya tidak stabil,” katanya.

Dari informasi yang dilaporkan, penyintas dalam kondisi lemah lantaran kehabisan bekal. “Penyintas melaporkan tidak terluka, meskipun lemah tetapi masih bisa berjalan. Rencananya pagi ini kita melakukan penjemputan di Taman Hidup,” katanya.

Dalam kondisi normal, perjalanan dari Taman Hidup menuju Desa Bermi bisa ditempuh selama dua jam. Dalam kondisi lemah, diperkirakan penyintas sampai di Desa Bermi sebelum pukul 12.00 siang ini.

“Mereka tersesat keluar jalur pendakian, dan masuk jalur penduduk. Tetapi mereka berjalan ke arah desa lain, bukan desa Bermi, sampai kehabisan bekal,” imbuhnya.

Diketahui penyintas mendaki dari jalur pendakian Timur, melalui Pos Pageran, Situbondo.

Informasi yang beredar menyebutkan Rezza Aji Pratama adalah wartawan salah satu media nasional, Bisnis Indonesia. 

Redaksi Bisnis Indonesia masih mendalami informasi tersebut. “Sebentar, nanti kami kabari lagi,” kata Bayu Widagdo, Wapemred Bisnis Indonesia.

Oleh : Harry SiswoyoD.A. Pitaloka (Malang)




Read more ...

Jalur Pendakian ke Gunung Semeru Dibuka Lagi 1 Mei, Tapi ...


Liputan6.com, Malang - Setelah ditutup untuk pendakian sejak awal tahun 2015, Gunung Semeru resmi dibuka kembali untuk pendakian pada 1 Mei 2015. Namun, pengelola Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) tetap melarang pendaki ke puncak dan membatasi pendakian maksimal sampai di Kalimati.

"Hasil rapat koordinasi dengan semua pihak yang terkait, pendakian ke Gunung Semeru dibuka mulai 1 Mei," kata Kepala Balai Besar Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) Ayu Dewi Utari, di Malang, Jawa Timur, Kamis (23/4/2015).

Rapat koordinasi tentang pembukaan pendakian ke Semeru itu sendiri melibatkan BB TNBTS, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), tim Search and Rescue (SAR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat hingga masyarakat Senduro sekitar Semeru.

Ayu Dewi menambahkan, booking online untuk pendakian ke Gunung Semeru sudah mulai dibuka melalui website resmi BB TNBTS sejak pekan ini. Tarif pendakian yang dikenakan sebesar Rp 17.500 per orang untuk hari biasa, dan Rp 22.500 per orang saat hari libur.

Tak ada perubahan dalam kuota untuk para pendaki, tetap dibatasi 500 orang per hari. "Pendaki juga dilarang keras naik melalui jalur selain jalur Ranupani. Aturan itu harus dipatuhi semua pendaki,” tutur Ayu Dewi.

Gunung Semeru ditutup dari aktivitas pendakian sejak 5 Januari 2015 silam. Penutupan dilakukan karena cuaca buruk dan kepentingan pemulihan ekosistem. Pada akhir Maret lalu juga sempat dilakukan survei jalur. Hasilnya diketahui ada pohon tumbang di sejumlah titik dan ditemukan jalur yang longsor.

Saat ini gunung yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl) itu dinyatakan aman untuk pendakian. (Tnt/Yus)




sumber : http://news.liputan6.com/read/2218936/jalur-pendakian-ke-gunung-semeru-dibuka-lagi-1-mei-tapi
Read more ...

Masjid Indah dan Megah Di Indonesia


Hallo sob, kali ini gue mau coba share tempat ibadah masjid yang megah dan indah di indonesia..


1. Masjid Istiqlal di Jakarta, Indonesia 


Istiqlal berarti Independen . Masjid ini dibangun tidak lama setelah Indonesia memproklamirkan hari independensi , 17 Agustus 1945. Nama ini mencerminkan kebebasan Indonesia dari penjajahan Belanda , dan itu mulai konstruksi di bawah era Soekarno , presiden pertama Indonesia . Ini dirancang oleh arsitek Silaban nama , seorang arsitek Kristen . Muslim sebagai warga negara mayoritas ( 93 % ) dan Kristen sebagai agama besar kedua ( 7 % ) hidup bersama dalam damai , hormat satu sama lain .
Masjid Istiqlal adalah masjid terbesar di Asia Tenggara , yang terletak dekat dari Imannuel Katedral Jakarta . Semua agama hidup bersama secara bebas dan damai di sini , dan kami berharap muslim sebagai minoritas di Eropa atau Amerika Utara bisa merasakan hidup lebih aman , bebas , dan damai juga, seperti christian sebagai minoritas yang hidup aman dan bebas untuk berdoa di sini . Hal ini penting untuk mempromosikan toleransi di Eropa dan Amerika Utara , di mana muslim sesering korban diskriminasi , mulai mengoreksi semua salah ditulis sekolah buku Islam agama pelajaran oleh penulis non muslim , dan media yang penuh prasangka atau kesalahpahaman dalam menggambarkan Islam dan Muslim .
    
2. Masjid Menara Kudus, Kota Kudus


Masjid Kudus adalah satu dari Masjid kuno di Jawa . Keunikan masjid ini adalah bangunan bergaya kombinasi antara Temple Hindu dan Islam . Gaya mencerminkan bahwa agama sejarah di Jawa telah dipengaruhi oleh berbagai agama . Hindu adalah agama pertama yang datang dan diterima dengan baik . Kemudian Budha datang , diikuti Kristen yang mengisi ruang untuk tumbuh dan juga diterima dengan baik . Akhirnya , Islam datang dan berkembang dengan cepat dan tumbuh sangat cepat melebihi semua agama yang ada sebelumnya , kemudian menjadi mayoritas , pengikut 93 % . 

3. Masjid Cheng Ho Di Surabaya, Jawa Timur 

  

Masjid Cheng Ho adalah Masjid kuno yang telah dibangun oleh Haji Muhammad Cheng Ho , seorang Cina Muslim dari Tiongkok . Fakta ini memberitahu kita bahwa Islam berkembang di Indonesia karena pedagang Muslim Cina yang datang ke sini untuk berdagang dan mempromosikan Islam kepada orang-orang Indonesia . Ya , Islam tumbuh sini karena China dan India pedagang yang memperkenalkan pada awalnya . Tidak seperti Malaysia bahwa Islam disebarkan oleh pedagang Arab secara langsung , di Indonesia Islam datang melalui kedua atau ketiga tangan . Kemudian Sembilan Pengkhotbah ( dikenal Wali Songo ) terus estaphet tongkat untuk mempromosikan Islam ke seluruh Pulau , kota kecil , desa , dan lain sebagainya .


4. Masjid Cheng Ho di kota Palembang

  

Haji Muhammad Cheng Ho tidak hanya mengunjungi Pulau Jawa dan membangun Masjid di Kota Surabaya , tetapi Dia juga mengunjungi Pulau Sumatera , pulau terbesar kedua setelah Kalimantan , dan membangun sebuah Masjid di sana. Masjid ini bernama Masjid Cheng Ho juga, untuk menghargai dia untuk memperkenalkan Islam di sana. Ini terletak di Kota Palembang , Sumatera Selatan . Seperti saudaranya di Surabaya , Masjid Cheng Ho Palembang membangun Tiongkok gaya arsitektur agak seperti kombinasi antara Klenteng ( Kong Hu Chu kuil ) gaya dan Islam . 


5. Masjid Agung Al Karomah, Kota Martapura 

  

Masjid Agung Al Karomah adalah masjid besar yang terletak di Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan dan merupakan masjid terbesar di Kalimantan Selatan. Masjid ini juga merupakan markah tanah dari Kota Martapura karena mudah diakses dari seluruh kota di Kalimantan Selatan karena terletak di Jl. Ahmad Yani yang merupakan jalan utama (jalan nasional) antar kota, terutama dari Kaltim (arah utara) hingga Kota Banjarmasin. 


 6. Masjid Agung di Semarang, Jawa Tengah


Masjid Agung di Semarang , Jawa Tengah - Indonesia . Ini memiliki enam payung yang dapat berkembang bila diperlukan . Jumlah menara , payung , dan semua detail dari bangunan unsur memiliki makna tertentu . Ada representasi dari Enam pilar Iman , The Five Pilar Islam , jumlah Surah Qur'an , dan lain sebagainya .


  
Nah itu adalah 6 dari banyak masjid indah di Indonesia, Lo harus bangga sob Jadi anak indonesia karena banyak hal indah di indonesia








Read more ...

5 kota paling indah di Indonesia



Hallo sob sekarang giliran kota - kota indah di indonesia yang mau gue share, jadi buat lo yang pengen wisata siapa tau bisa jadi rekomendasi lo . . .

1. Bukit Tinggi
 Jika anda bertanya-tanya kota mana yang menduduki kota paling indah di Indonesia? jawabanya adalah kota bukit tinggi. Yang membuat kota ini berada pada urutan pertama karena kota yang kecil dan padat ini tertata dengan sangat baik dan apik dan juga memiliki kompleksitas yang tidak dapat anda temui di kota manapun. Kota ini memiliki pemandangan alam yang menakjubkan yang diapitoleh gunung sebagai latar, dan jurang yang bernama ngarai sianok yang konon merupakan ngarai terindah ke dua di duniasetelah Grand Canyon di Colorado Amreika Serikat. Di kota ini juga adat istiadatnya masih terjaga dengan baik dan juga udara dingin di kota ini akan membuat anda betah.



2. Yogyakarta
Kota yang dijuluki sebagai kota budaya ini menempati urutan kedua kota terindah di Indonesia. Yang membuat kota ini menjadi kota yang indah adalah budayanya yang terjada, seni dan adat istiadatnya yang unik sehingga tidak heran jika kota ini menjadi salah satu tujuan wisata Internasional selain Bali. Ynag membuat kota ini lebih menarik adalah lCandi Prambanan dan Borobudur yang tidak jauh dari kota ini, yang kita tau sendiri bahwa Candi Borobudur termasuk dalam salah satu 7 keajaiban dunia.

  

  



3. Manado
Kota Manado memiliki pemandangan bawah laut yang sangat menakjubkan. Keindahan bawah lautnya merupakan keunggulan kota ini. Dengan taman laut bunakenya kota ini semakin menarik untuk dikunjungi. Apalagi ditambah dengan posisi kota tomohon yang berada di dekat kota manado ini membuat kota ini semakin menarik lagi, karena kota Tomohon saat ini dijuuki sebagai kota bunga.







4. Jayapura
Kota yang satu ini tentu saja harus termasuk dalam salah satu kota paling indah di Indonesia. Bukan karena miminya orang jayapura ya hehehe, akan tetapi kota ini memang memiliki keindahan khusunya pada waktu malam. Ditambah lagi kota ini juga memiliki pusat pemerintahan yang tepat berada di bibir pantai dok 2 sehingga menambah ke eksotisan kota ini.






5. Jakarta
Wajar donk kalau Jakarta masuk dalam salah satu kota terindah di Indonesia. Walaupun kota metropolitan ini dikabarkan sebagai salah satu kota paling kotor di ASIA, akan tetapi kota ini sudah mulai berbenah dalam hal kebersihan. Yang membuat Jakrata indah adalah pemandangan gedung-gedung pencakar langitnya apalagi jika dilihat saat malam hari.   







Oke sob itu 5 kota yang indah yang mungkin bisa jadi referensi liburan lo. 
Read more ...

Jakarta Punya Wisata


Hallo sob, kali ini gue mau share tempat - tempat yang bisa lo jadi in tempat wisata yang ada di ibukota indonesia ini. Jakarta selain macet dan bajir juga punya tempat - tempat indah, nah ini di antara nya

1. Taman monumen nasional ( monas)


nah pertama kita bahas monas dulu sob. Monas ini merupakan salah satu education wisata menurut gue yang bagus buat lo, dan menurut gue range harganya juga ga terlalu mahal sob. 

2. Taman Ragunan 


Nah yang kedua ragunan, kaya lo semua pada tau ragunan itu isi nya apa sob. Buat lo yang suka animal ini tempat yang cocok buat lo.

3. Taman Mini 

 nah abis dari Ragunan lo langsung bisa melipir ke taman mini sob, kalo kata orang mah "kalo lo mau liat indonesia, udah di rangkum di taman mini" .  Taman mini ini juga termasuk education menurut gue. Buat lo yang mau tau gimana dashyat nya indonesia ga ada salahnya buat kesini sob.

4. Kota Tua 


Nah yang ini tempat keren kalo lo doyan foto - foto, dengan lingkungan tempo jaman dulu lo bakal kebawa suasan sunda kelapa jaman penjajah sob. 


5. Pantai Ancol


Nah buat lo yang suka pantai jakarta juga punya, yap pantai ancol namanya. 
Read more ...